1. Kata Ulang Murni
Pengertian: Kata ulang yang mengulang seluruh kata dasar secara utuh. Digunakan untuk menyatakan jamak (banyak) atau penegasan.
Contoh kalimat:
-
Anak-anak sedang bermain di taman.
-
Rumah-rumah di desa itu sangat rapi.
-
Buku-buku di perpustakaan harus dirawat dengan baik.
-
Orang-orang mulai berkumpul di lapangan.
-
Mobil-mobil mewah dipamerkan di acara tersebut.
2. Kata Ulang Sebagian
Pengertian: Kata ulang yang hanya mengulang sebagian suku kata dari kata dasar.
Contoh kalimat:
-
Di hutan banyak terdapat pepohonan yang rindang.
-
Daun-daun berguguran dari dedaunan yang menguning.
-
Kita harus menghormati leluhur kita.
-
Setiap rumah memiliki tetangga yang berbeda.
-
Ia menyapu reruntuhan bekas bangunan itu.
3. Kata Ulang Berubah Bunyi
Pengertian: Kata ulang yang mengalami perubahan bunyi, biasanya pada huruf vokal atau konsonan.
Contoh kalimat:
-
Mereka bolak-balik ke kantor karena ada masalah.
-
Ibu membeli berbagai jenis sayur-mayur di pasar.
-
Anak-anak senang mendengar cerita tentang lauk-pauk tradisional.
-
Ayah tampak mondar-mandir menunggu telepon penting.
-
Berita itu masih simpang-siur kebenarannya.
4. Kata Ulang Berimbuhan
Pengertian: Kata ulang yang diberi imbuhan (awalan, akhiran, atau keduanya).
Contoh kalimat:
-
Mereka bermain-main di halaman rumah.
-
Kami berjalan-jalan di sepanjang pantai saat senja.
-
Anak itu menangis-nangis karena kehilangan mainannya.
-
Ia suka membaca-baca buku lama di perpustakaan.
-
Mereka berlari-lari kecil di taman.
5. Kata Ulang Semu
Pengertian: Kata yang bentuknya seperti kata ulang, tetapi sebenarnya bukan hasil pengulangan dan sudah menjadi satu kesatuan arti.
Contoh kalimat:
-
Kura-kura itu bergerak sangat lambat.
-
Anak-anak bermain dengan kupu-kupu yang beterbangan.
-
Ia takut melihat laba-laba di pojok ruangan.
-
Petani memelihara biri-biri di ladangnya.
-
Ia membuat orang-orangan sawah untuk mengusir burung.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar